Yupe…, jika proyek pengembangan infrastruktur serat optik broadband ke seluruh Nusantara selesai dilaksanakan, yang sedianya akan selesai sebelum akhir 2008…
Untuk Pengembangan proyek ini, Telkom di tahun 2008, mengucurkan tidak kurang dari Rp. 2 Trilyun, infrastruktur berkapasitas 40 GB Perlamda (panjang gelombang) fuuuih…sangarkan… , dibangun dengan menggunakan teknologi Tera router alias terabit router, dimanasecara teori memungkinkan kapasitas jaringan pada skala terabit (1 Terabit= 1024 gigabit),
Yaaah…kalau cuma gitu dimana garangnya ya….
“Kalau bandwidth sudah besar, otomatis tarif akan turun,” demikian ungkapan Ermadi Dahlan Direktur Network & Solution PT.Telkom, di sela acara Telkom InSync (Indonesia Synchronize) 2014, di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/6/2008).
Nah itu dia kegarangannya…, saya sebut garang, soalnya selama ini saya sampai bertanya-tanya, semua bermain di tarif, koq Telkom, masih anteng…adem ayem…nach ngga taunya sedang mengamati gerak tarian rekan-rekan dalam core bisnisnya, dan dengan alunan Rooocckkkk..mengaum bak singa seolah-olah berteriaak Cuma Telkom yang bisa begini.. iya…kali…ya…
so…apalagi ya…, ini mungkin visi hebat lainnya…”..Telkom memiliki visi untuk menyediakan layanan berbasis protokol internet yang didukung teknologi next generation network untuk semua jenis layanannya.” imbuh Pak Ermadi menutup percakapan…
Yupe…sukses Dech Telkom, masyarakat menunggu karya-karya emasmu..menyajikan produk murah namun berkualitas prima….

1 comment
Comments feed for this article
Kamis, 23 April, 2009 pada 3:20 am
__virgin__
yups bener tuh telkom gencarannya hebat cuman sayang di tempatku koneksi nya ngaco sejak dari pemasangan awal dan sampai saat ini gak ada solusi yang bisa telkom berikan…