Hanya sebuah hamparan
Tuk membaca segala yang terhampar
Yang tersaji dari Sang Pencipta Alam Semesta
Bila Berkenan,
Duduklah bersama
Menatap segala hamparan dengan diam…
Maaf, jika ku tak berkata-kata
Sebab ku tak mampu mengatakan apapun
Segala apapun tersimpan erat didalam dirimu….
Hamparan hanya kiasan
Tiada diluar, tiada di dalam
namun, jika membentang kan tampak jelas
Hamparan ini yang diperangkap dalam kubur hidupmu
Kebebasannya, memerlukan rasa Ikhlasmu
bagaikan malam yang ikhlas digantikan siang…
Duduk..duduklah disini…
Mendendangkan nyanyian Sang Jiwa Berseri
Menanti pagi, menampakkan segala….,
Diam ..tetaplah diam
menyeruak gelap menyongsong terang benderang….
bukan dariku atau siapapun, sebab Asalnya Dirimu sendiri…

8 comments
Comments feed for this article
Selasa, 18 November, 2008 pada 9:41 pm
aryf
apakah ada hubungan, maaf, “sibengak” ini dg si “bengak” yg satu tu?
ah lbh baik aku duduk disampingmu saja ^^
Senin, 24 November, 2008 pada 7:30 pm
zal
yup, awalnya kufikir dapat memisah pemikiran yang itu dengan yang ini, kenyataannya hanya itu yang tertulis…he..he..jadi tetap..ah entah suatu saat…
eh..ente komentator pertama di blog ini…. ah akhirnya ada juga nyang comeng…
Minggu, 4 Januari, 2009 pada 3:18 am
ara
ah akupun terlamun lama disini.
saat terjaga, eh taunya msh malam.
terlentang di hamparanmu sambil memandang bulan dan bintang.
berusaha kupetik satu untukmu, tapi mereka selalu menentang.
katanya: petiklah sendiri
katanya lagi: simpan dan jagalah
lagi-lagi katanya: siapakah yang telah menciptakanku?
ahh aku pun tak tau jawabnya.
*selalu nyaman berada disini*
Minggu, 4 Januari, 2009 pada 12:26 pm
zal
::ara, aku mengenalmu dari sisi gaya penulisan, yang sepertinya menjadi ciri khas hanya kamu yang seperti ini, kalau mau tahu kamu siapa…lihatlah pada yang comment pertama…itulah kamu…he..he…
Rif, lokasimu dimana…kayaknya ada kemiripan penerimaan kita ini…
Kamis, 8 Januari, 2009 pada 3:26 am
ara
maaf zal, aku selalu telat datang. eh bukan telat datang bulan kok
aku saat ini di aceh.
ketertarikanku blogwalking, awalnya iseng aja. dan tanpa sengaja kumulai mengexplorasi apa-apa yg hampir seumur hidupku membuatku penasaran.
secara ringkasnya udh kusampaikan pd blognya si elang.
secara sederhana hanya bisa kukatakan, sesekali kita butuh ketenangan utk bisa berpikir ringan.
kapan-kapan aku mampir lagi ya
Senin, 12 Januari, 2009 pada 12:41 am
zal
::aku sudah memperkirakan kalau kau itu di Sekitar sumatera bagian utara, karena gaya kalimatmu itu,
yah..akurasa memang seharusnya akan berada pada berfikir ringan, jika Laayuukalifullahu nafsan illa wus’aha laha ma’tasabat, wa’alaiha ma’tasabat..sudah terejawantahkan siapa pelaku sebenarnya…
yup, namun mampir jugalah sesekali ke http://bengak.wordpress.com/ itu…
Kamis, 15 Januari, 2009 pada 2:10 am
azyla
Pak Zal, bercandalah sesekali ke sarang si unyil
Rabu, 25 Februari, 2009 pada 7:16 pm
zal
::hayah…mana…sarangnya…???